IMPLEMENTASI METODE THE POWER OF TWO DALAM PELAJARAN FIQIH UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI KELAS VII MTs AL-HIDAYAH SUKATANI (DEPOK)
Abstrak
Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil belajar siswa MTs Al-Hidayah Sukatani dalam pembelajaran fiqh yang masih rendah sehingga motivasi belajar siswa masih kurang. Ini disebabkan karena ketidak sukaan siswa pada kegiatan diskusi dan menggunakan metode ceramah dan pemberian tugas, Penelitian ini menggunakan metode pembelajaran The Power of Two, untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini, yaitu: 1. Untuk mendeskripsikan Proses Penerapan Metode The Power Of Two Mata Pelajaran Fiqh Siswa Kelas VII MTs Al-Hidayah, Depok, 2. Untuk mengetahui Peningkatan Motivasi dan Hasil Belajar Fiqh pada Siswa Kelas VII MTs AlHidayah, Depok dengan Penggunaan Metode The Power Of Two. penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas. Teknik pengumpulan datanya mengunakan tes, wawancara, observasi, catatan lapangan, Pengumpulan angket dan dokumentasi. Setelah peneliti mengadakan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan metode The Power of Two, disimpulkan bahwa terdapat peningkatan dalam Motivasi Belajar dilihat dari siklus I siswa yang memilih jawaban sangat setuju dalam hal mengerjakan, menyelesaikan, maupun mengumpulkan tugas fiqih dengan tepat waktu dan selalu bersemangat ketika belajar fiqih, memperoleh jumlah 106 dengan persentase 13% pada jawaban sangat setuju dengan katagori sangat baik, dan pada jawaban setuju pada katagori baik memperoleh jumlah 41% pada siklus II meningkat pesat menjadi 280 dengan persenten 34%. pada jawaban sangat setuju dengan katagori sangat baik, dan pada jawaban setuju pada katagori baik memperoleh jumlah 26%. Begitu juga Dari hasil analisis didapatkan bahwa hasil belajar siswa pada mata pelajaran fiqh mengalami peningkatan yaitu, hasil belajar siswa pada saat Pre Test (21%), siklus I (54,5%), siklus II (87,8%). Dengan kriteria ketuntasan minimal 80.
Referensi
Bahri, Syaiful. (2010) Setrategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka cipta.
Dirjen Lembaga Departemen Agama. (2003). Kegiatan Pembelajaran Fiqh.
Fathurrohman, Pupuh dan Sobry Sutikn. (2010) Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: PT. Refika Aditama.
M. Basyiruddin Usman. (2001) Metodologi Pembelajaran Agma Islam. Jakarta:Ciputat Pers.
Mukri, S.G.; Aji, A.M.; Yunus, N.R. "Implementation of Religious Education in the Constitution of the Republic of Indonesia," Salam: Sosial dan Budaya Syar-i, Volume 3 No. 3 (2016).
Poltak, Lijan Sinambela(2014), Metodologi Penelitian Kuantitatif, Yogyakarta: Graha Ilmu,
Putra, Ade. Model Pembelajaran Aktif Tipe Power of_04, dalam http://adeputra85.blogspot.com/2011/03/model-pembelajaran-aktiftipepower- of_04.html di akses pada 16 april 2014.
Sanjaya, Wina. (2006) Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Sardiman, (2007) Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: PT R aja Grafindo Persada.
Slavin, Robert. (2008) Cooperative Learning Teori Riset dan Praktik. Terjemahan oleh Nurlita. Bandung: Nusa Media.
Sugiyono. (2008) MetodologiPenelitianKuantitatifdanKualitatif. Bandung: Alfabeta.