KONSEP ADAB PENUNTUT ILMU MENURUT IBN ABD AL-BARR DAN RELEVANSINYA DENGAN PENDIDIKAN NASIONAL

  • Muslim .
  • Abdul Hayyie Al-Kattāni
  • Wido Supraha

Abstrak

Dunia pendidikan saat ini cukup memprihatinkan. Adab Islami yang telah
diwariskan oleh para leluhur tidak mendapatkan porsi yang cukup untuk diajarkan
dan ditanamkan kepada peserta didik. Konsekwensinya terjadilah fenomena gunung
es, hilangnya adab dari para penuntut ilmu. Dua tahun terakhir beragam kasus
kriminal memuncak dan menuai respon para pakar dan praktisi pendidikan. Di
antaranya: kekerasan seorang guru terhadap murid yang berakibat anak itu menyeret
sang guru ke meja hijau, seorang murid memukul guru, seorang mahasiswa
membunuh dosennya sendiri, dan berbagai masalah lainnya. Tujuan dari penelitian
ini untuk mengetahui konsep adab penuntut ilmu menurut Ibn Abd al-Barr dan
relevansinya dengan pendidikan nasional. Penelitian ini menjadi urgent dalam upaya
meningkatkan kualitas pendidikan membentuk manusia berkarakter dan beradab
yang kian hari semakin carut-marut. Metode penelitian menggunakan pendekatan
sejarah (historiografi) dan studi pustaka (library research). Hasil penelitian
menunjukkan adanya relevansi konsep adab beliau dengan pendidikan nasional.
Melalui karya-karyanya itu ia telah menuangkan gagasan yang senantiasa relevan
sepanjang zaman. Sehingga sumbangsihnya bagi dunia Islam turut mewarnai
peradaban Islam di belahan benua Eropa, Andalusia dan lainnya. Al-Quran dan
sunnah serta perkataan (aqwāl) para ulama salaf memperkokoh bangunan konsep
adab yang beliau gagas sehingga meninggikan peradaban Islam di masa silam dan
masa yang akan datang

Diterbitkan
2017-09-01
Bagian
Articles