BENTUK-BENTUK DIALOG AYAH DAN ANAK DALAM AL-QUR’AN APLIKASINYA DALAM PENDIDIKAN ANAK DI KELUARGA

  • Abdul Kodir

Abstrak

Banyaknya penyimpangan sosial yang terjadi di kalangan remaja tidak lepas dari peran keluarga di rumah. Dialog dipandang menjadi salah satu metode yang efektif dan mempunyai kelebihan dalam melakukan internalisasi nilai-nilai pada anak. Artikel ini mendeskripsikan tentang pendekatan dialog dan bentuk-bentuk
dialog yang dapat diaplikasikan dalam pendidikan anak di lingkungan keluarga. Melalui pendekatan penelitian kualitatif jenis library research dengan menggunakan pendekatan tafsir metode maudhu’i dapat dijelaskan bahwa bentuk-bentuk dialog ayah dan anak dalam al-Quran dipetakan menjadi dua jenis yaitu: Dialog secara umum dan khusus. Dialog secara umum diantaranya adalah Dialog Otoriter dan Dialog Demokratis. Dialog Otoriter adalah dialog posisi ayah sebagai pemegang otoritas keputusan, dialog ini terkait aspek keselamatan
anak di dunia dan akhirat seperti larangan menyekutukan Allah, larangan melakukan tindakan yang mencelakakan diri anak. Dialog Demokratis adalah dialog yang menggunakan musyawarah dalam pengambilan keputusan, dialog ini memberi ruang pada anak untuk andil menetapkan pilihan dan menerima
kesepakatan bersama dan bertanggung jawab atas pilihan tersebut. Dialog secara khusus diantaranya adalah Dialog Metode Tanya Jawab, Dialog Metode Diskusi, Dialog dengan Metode Ceramah dan Dialog dengan Metode Perumpamaan. Dialog Tanya Jawab yaitu dialog dua pihak atau lebih yang dilakukan melalui tanya jawab dan di dalamnya terdapat kesatuan topik atau tujuan pembicaraan. Demikian pula halnya dengan Dialog Metode Diskusi adalah pendekatan ayah kepada anak dengan membuka peluang adu argumentasi
untuk menemukan jalan atau pilihan terbaik. Dialog Metode Ceramah dan Dialog Metode Perumpamaan seperti namanya merupakan pendekatan dialog dengan mengarahkan anak agar sesuai arah yang diharapkan atau menjauhkan anak dari kesesatan dan kekeliruan, selanjutnya dialog dengan pendekatan
perumpamaan seperti menjelaskan tokoh yang hebat agar menjadi model bagi anaknya

Diterbitkan
2017-09-01
Bagian
Articles