KORELASI KOMPETENSI DAN BEBAN MENGAJAR GURU PAI TERHADAP KARAKTER SISWA DISEKOLAH MENENGAH PERTAMA WILAYAH PARUNG

  • Fernanda Arifqa
  • E. Bahruddin
Keywords: kompetensi, beban mengajar, karakter siswa

Abstract

Kompetensi kepribadian dan kepemimpinan merupakan bagian dari tuntutan pemerintah lewat UU guru dan dosen yang harus dimiliki oleh guru. Hal ini menjadi penting  karena seorang guru tidak hanya diharuskan untuk mentransfer ilmu pengetahuan saja tetapi seorang guru juga diharuskan menerapkan nilai keagamaan dengan tujuan untuk membendung dampak negatif dari perkembangan ilmu pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi kepribadian dan kepemimpinan guru pai, mengetahui beban mengajar guru PAI serta mengetahui akhlak siswa dan seberapa besar kontribusi kompetensi dan beban mengajar guru Pendidikan Agama Islam terhadap pembentukan karakter siswa di SMPN 1 Parung dan SMPN 2 Parung dengan menggunakan metode survei dan Teknik korelasional kuantitatif. Teknik pengumpulan data yaitu dengan menyebar angket kepada 80 orang siswa, 40 di SMPN 1 Parung dan 40 di SMPN 2 Parung. Setelah diperoleh hasil angket tentang variable kompetensi, beban mengajar dan karakter siswa, penulis menghitung ketiga variable tersebut dengan menggunakan rumus product moment, hal ini mengetahui keeratan hubungan ketiga variabel tersebut. Setelah penelitian dilakukan, maka penulis memperoleh hasil penelitian dengan angka korelasi sebesar 0,4034 merupakan korelasi yang signifikan dengan df sebesar 77 diperoleh r tabel pada taraf signifikan 5% sebesar 0,232 (0,4034> 0,232) yang berarti terdapat korelasi positif antara kompetensi, beban mengajar dan karakter siswa. Korelasi tersebut tergolong sedang atau cukup karena korelasinya berada diantara 0,40-0,70. ini menunjukan bahwa kompetensi dan beban mengajar memiliki pengaruh terhadap karakter siswa. Namun, kompetensi dan beban mengajar bukanlah satu satunya hal yang dapat mempengaruhi karakter siswa. banyak hal  juga turut mempengaruhi karakter siswa seperti kebijakan sekolah, teman pergaulan, lingkungan keluarga, masyarakat.

References

Anas Sudijono, Pengantar Statistik Pendidikan…….h.193
Aji, A.M. "Hak dan Kewajiban Asasi Manusia Dalam Perspektif Islam," Salam; Sosial dan Budaya Syar-i, Volume 2, No. 2 (2015).
Arikunto suharsimi. (2014). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, Jakarta: Rineka Cipta, Cetakan ke-15, , h. 27
Mukri, S.G.; Aji, A.M.; Yunus, N.R. "Implementation of Religious Education in the Constitution of the Republic of Indonesia," Salam: Sosial dan Budaya Syar-i, Volume 3 No. 3 (2016).
Rosniati Hakim, (2014).“pembentukan karakter peserta didik melalui pendidikan berbasis al-qur’an” jurnal pendidikan karakter, tahun IV,Hal 132
Sopiatin Popi,. (2010). menejemen belajar berbasis kepuasan siswa, (cilegon: Ghalia Indonesia,) Hal. 68
Sugiyono, (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D, Bandung: Alfabeta, Cetakan ke-25, h. 137. Sugiyono. 2010.Statistik untuk Pendidikan.Bandung: Alfabeta.Cetakan ke-17
Suyanto, (2010). model pembinaan karakter dilingkungan sekolah (bandung: PT Remaja Rosda Karya,) hlm. 16
UU RI nomor 14 tahun (2005). “ guru dan dosen “ pasal 10 ayat 1
Yoke yudarma, ahmad hifdzil haq, (2015). “ Pendidikan akhlak menurut imam Ghazali” jurnal at-ta’dib vol. 10.
Yunus Mahmud,(2007). usul tarbiyatu ta’lim, (ponorogo, gontor) Hal. 2.
Zubaedi. (2011). “ design Pendidikan karakter” (Jakarta: prenada media group,) h. 8
Published
2018-12-01
Section
Articles