KORELASI KOMPETENSI DAN BEBAN MENGAJAR GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TERHADAP KARAKTER SISWA
Abstract
Kompetensi merupakan keharusan yang harus dimiliki oleh seseorang pendidik atau guru agar ia berhasil dalam melaksanakan tugasnya dan kompetensi merupakan salah satu syarat terpenting untuk menjadi seorang guru. Adapun Beban waktu mengajar guru adalah seperangkat perilaku nyata yang ditunjukkan guru sesuai dengan tugasnya sebagai pengajar. Karakter menurut kamus besar bahasa Indonesia adalah sifat-sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti yang dapat membedakan seseorang dengan yang lain. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui korelasi kompetensi kepribadian, leadership & beban waktu mengajar guru PAI terhadap karakter siswa SMKN wilayah Ciomas dan Leuwiliang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Dalam peneltian ini instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan skala likert dan wawancara. Analisis data yang digunakan adalah uji validitas, Setelah menghitung dengan correlation pearson didapat perolehan r x1x2y yaitu 1,00. Pada indeks 0,90 – 1,00 yang berarti terdapat korelasi yang sangat baik atau sangat kuat antara variabel X1, X2 dan variabel Y. Ternyata r x1x2y = r tabel sebesar 0,3 sehingga hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Hal ini berarti ada hubungan yang sangat baik atau sangat kuat yang signifikan antara kompetensi Guru PAI (Variabel X1) dan beban waktu mengajar (Variabel X2) terhadap karakter Siswa (Variabel Y) di SMKN 1 Ciomas dan SMKN 1 Leuwiliang
References
Anwar, Dessy. (2005). Kamus Lengkap Bahasa Indonesia, Surabaya: Amelia.
Aji, A.M. "Hak dan Kewajiban Asasi Manusia Dalam Perspektif Islam," Salam; Sosial dan Budaya Syar-i, Volume 2, No. 2 (2015).
Aspizain Chaniago. (2013). Kepemimpinan dan Pengambilan Keputusan, Jakarta: Lentera Ilmu Cendekia.
Chaerul Rochman & Heri Gunawan. (2011). pengembangan kompetensi kepribadian guru, Bandung: Nuansa Cendekia.
Clark, L.A., Kochanska, G., & Ready, R. (2000). Mothers’ personality and its interaction with child temperament as predictors of parenting behavior. Journal of Personality and Social Psychology, 79, 274-285.
Didi, Supriadie & Deni, Darmawan. (2013). Komunikasi Pembelajaran, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Fajar Apriani. (2009). Pengaruh Kompetensi, Motivasi dan Kepemimpinan terhadap Efektifitas Kerja”, Jurnal Ilmu Administrasi dan Organisasi, Vol. 16 No.1, April, h. 14.
Jimmi Yuliandri & Tahrun. (2017). Tunjangan Profesi Sebagai Upaya Peningkatan Kompetensi Guru Untuk Mewujudkan Guru Profesional. Jurnal Manajemen, Kepemimpinan dan Supervisi Pendidikan, Vol. 2 No.1, Juni , h. 119.
Moh. Roqib & Nurfuadi. (2011). Kepribadian Guru, upaya mengembangkan Kepribadian Guru Yang Sehat di masa Depan, Purwokerto: STAIN Purwokerto Press.
Mukri, S.G.; Aji, A.M.; Yunus, N.R. "Implementation of Religious Education in the Constitution of the Republic of Indonesia," Salam: Sosial dan Budaya Syar-i, Volume 3 No. 3 (2016).
Mulyasa, E. (2009). Standar Kometensi dan Sertifikasi Guru, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Mulyasa. (2013). Uji Kompetensi dan Penilaian Kinerja Guru, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Suyadi. (2012). Menerapkan Pendidikan Karakter Di Sekolah. Yogyakarta: Mentari Pustaka.
Syamsul Bachri Thalib. (2010). Psikologi Pendidikan Berbasis Analisis Empiris Aplikatif, Jakarta: Kencana.
Tafsir, Ahmad. (2005). Ilmu pendidikan dalam Perspektif Islam, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Tatapangsara, Humaidi. (1984). Pengantar Kuliah Akhlak, Surabaya: PT Bina Ilmu.
Undang-Undang Republik Indonesia. (2005). Tentang Guru dan Dosen.
Winkel, W.S. (2009). Psikologi Pengajaran, Yogyakarta: Media Abadi.
Zakiah, Darajat dkk. (2017). Ilmu Pendidikan Islam, Jakarta: Bumi Aksara.