Pengaruh Pengomposan Limbah Lumpur IPAL Domestik Dengan Karakteristik Fisik-Kimia Dan Logam Berat Kompos

Main Article Content

Dini Aryanti

Abstract

Kandungan organik yang tinggi pada limbah lumpur IPAL domestik membuat limbah lumpur dapat dikelola melalui proses pengomposan. Proses pengomposan ini akan mengubah limbah lumpur menjadi produk kompos yang bisa diaplikasikan ke tanah atau tanaman. Namun dikarenakan limbah lumpur memiliki kandungan logam berat maka perlu adanya pengecekan dan analisis mengenai kelayakan kompos yang dihasilkan untuk digunakan sebagai pupuk. Pada penelitian ini logam berat yang dianalisis adalah logam tembaga (Cu) dan limbah lumpur yang dijadikan  kompos berasal dari IPAL Waduk Setiabudi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi logam Cu pada kompos akhir adalah 150 mg/kg. Besar konsentrasi logam Cu pada kompos menghasilkan faktor resiko ekologi yang masuk ke dalam kategori resiko rendah (Er < 40). Selain itu, proses pengomposan pada penelitian ini telah mengurangi efek toksisitas kedua logam. Pada akhir pengomposan, fraksi logam Cu pada kompos dominan pada fraksi organic bound yaitu sebesar 63,50%. Fraksi ini merupakan fraksi stabil sehingga keberadaan logam Cu tidak memberikan dampak negatif bagi lingkungan jika kompos tersebut diaplikasikan ke tanah.

Article Details

How to Cite
ARYANTI, Dini. Pengaruh Pengomposan Limbah Lumpur IPAL Domestik Dengan Karakteristik Fisik-Kimia Dan Logam Berat Kompos. PROSIDING LPPM UIKA BOGOR, [S.l.], oct. 2020. ISSN 2477-4014. Available at: <http://pkm.uika-bogor.ac.id/index.php/prosiding/article/view/655>. Date accessed: 21 june 2021.
Issue
Section
Articles