Analisis Terhadap Metode Pembelajaran Hafalan

  • Nur Ali Universitas Indraprasta PGRI Jakarta

Abstract

Tulisan ini menganalisis metode pembelajaran hafalan yang ternyata metode hafalan dapat mempertahankan dan menguatkan materi pembelajaran yang dikuasai oleh setiap peserta didik. Seorang peserta didik dapat dan mampu menghafal beberapa juz Quran atau tiga puluh juz, ratusan dan ribuan Hadits, banyak syair, banyak kata hikmah dan lain-lain sesuai dengan materi yang di pelajarinya. Menghafal berbagai macam materi, akan memberikan kesan kepada yang lain bahwa ingatannya sangat kuat. Metode hafalan dalam pembelajaran kepada siswa sangatlah cocok apabila di terapkan dalam mata pelajaran Al-Qur’an dan Hadits. Bangsa Arab dahulunya sebelum Islam datang pada umumnya tidak mahir atau pandai membaca dan menulis, mereka sangat mengedepankan hafalan. Dalam belajar syair pun mereka menggunakan metode hafalan, sehingga mereka sangat dikenal dengan hafalan yang kuat. Selepas datangnya agama rahmatan lil alamin, metode hafalan konsisten dipertahankan dan kian sangat efisien bagi pembelajaran putra putri di usia dini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pustaka (Library Resarch) yaitu metode penelitian yang dilakukan dengan menganalisis literatur - literatur dan tulisan-tulisan yang mempunyai kaitan erat dengan metode pembelajaran hafalan. Keberhasilan menghafal syair, kata-kata hikmah, Al Quran, Hadits dan materi yang lain-lain dipengaruhi oleh dukungan sosial yang bersumber dari orang tua, guru, teman sebaya, dan yang lainnya seperti tingkat kecerdasan yang didorong cita-cita, semangat dan rasa cinta terhadap al Quran.

Published
2020-11-03
How to Cite
ALI, Nur. Analisis Terhadap Metode Pembelajaran Hafalan. Annual Conference on Islamic Education and Thought (ACIET), [S.l.], v. 1, n. 1, p. 136-144, nov. 2020. ISSN 2746-2781. Available at: <http://pkm.uika-bogor.ac.id/index.php/aciet/article/view/669>. Date accessed: 17 june 2021.