Penerapan Metode Pembelajaran Diskusi Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di Era Industri 4.0 Menuju Generasi Emas 2045

  • Ujang Rahmat Solih Ginanjar Pesantren Al-Ma’tuq Sukabumi
  • Endin Mujahidin Sekolah Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun Bogor

Abstract

Pandemi covid-19 secara drastis merubah tatanan kehidupan masyarakat. Sektor Pendidikan termasuk yang paling merasakan dampaknya. Pembelajaran yang awalnya terkonsentrasi di sekolah ataupun madrasah, secara tiba-tiba harus dilaksanakan di rumah, yang menyebabkan kurang siapnya sekolah, pendidik, peserta didik dalam melaksanakan pembelajaran di rumah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan metode pembelajaran diskusi secara daring di era pandemi. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sumber data primer diambil jurnal dan kitab-kitab para ulama baik klasik ataupun kontemporer. Penelitian ini menunjukan bahwa metode diskusi sudah sejak lama dilakukan oleh para ulama islam dalam proses mendidik murid-muridnya, metode ini memberikan kesempatan kepada semua peserta didik untuk berperan aktif dalam pembelajaran, peserta didik dituntuk untuk berpendapat, menyangkal pendapat teman-temannya dan mengajukan saran atau keritik terkait masalah yang didiskusikan. dalam dunia Pendidikan islam metode diskusi dikenal dengan istilah metode hiwar, metode munaqasyah, dan metode munadzarah. Menurut Ibn Khaldun, menggunakan lisan untuk melakukan al-muhawaroh dan al-mudzakaroh dalam membahas ilmu akan lebih mendekatkan kepada makna yang dituju dan akan menghasilkan  tujuan yang diniatkan. Metode hiwar sangat bagus dilakukan di semua jenjang dari tingkat pendidikan anak usia dini sampai perguruan tinggi, sedangkan metode munaqasyah dapat dilakukan di tingkat SD sampai perguruan tinggi. Adapun metode munadzarah akan efektif dilakukan di tingkat perguruan tinggi karena mereka sudah matang dari sisi keilmuan dan kedewasaan.


Abstract


The COVID-19 pandemic had changed the way of people life drastically. The education sector was the most affected. The learning process that initially was concentrated in schools or madrasah, suddenly it had to be carried out at home, which resulted in the unpreparedness of schools, educators, and students in carrying out learning at home. The purpose of this study was to determine the application of the online discussion learning method in the pandemic era. This research method used qualitative methods. The primary data sources were taken from the journals and books of both classical and contemporary scholars. This study showed that the discussion method had long been carried out by Islamic scholars in the process of educating their students, this method provided opportunities for all students to play an active role in learning, students were required to express opinions, deny the opinions of their friends and submit suggestions or advice. critique of the issues under discussion. In the Islamic education, the discussion method was known as the hiwar method, the munaqasyah method, and the munadzarah method. According to Ibn Khaldun, using oral to do al-muhawaroh and al-mudzakaroh in discussing science would bring it closer to the intended meaning and would produce the intended goal. The hiwar method was very good at all levels of education from the kindergarden to the college, while the munaqasyah method could be done at the elementary to college level. The munadzarah method would be effective at the college level because they were mature in terms of science and maturity.

Published
2021-09-22
How to Cite
GINANJAR, Ujang Rahmat Solih; MUJAHIDIN, Endin. Penerapan Metode Pembelajaran Diskusi Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di Era Industri 4.0 Menuju Generasi Emas 2045. Annual Conference on Islamic Education and Thought (ACIET), [S.l.], v. 2, n. 1, sep. 2021. ISSN 2746-2781. Available at: <http://pkm.uika-bogor.ac.id/index.php/aciet/article/view/1048>. Date accessed: 18 jan. 2022.