PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DAN EKSPOSITORI SERTA KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA

Main Article Content

Muhamad Haekal

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Perbedaan hasil belajar Fisika antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran berbasis masalah dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Ekspositori; 2) Pengaruh interaksi antara model pembelajaran dengan kemampuan berpikir kritis terhadap hasil belajar Fisika; 3) Perbedaan hasil belajar Fisika bagi siswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis tinggi yang dibelajarkan dengan model pembelajaran berbasis masalah dibandingkan dengan model pembelajaran ekspositori; 4) Perbedaan hasil belajar Fisika bagi siswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis rendah yang dibelajarkan dengan model pembelajaran berbasis masalah dibandingkan dengan model pembelajaran ekspositori. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan rancangan faktorial 2 x 2. Sampel yang digunakan sebanyak 72 siswa. 36 siswa sebagai kelompok eksperimen dan 36 siswa sebagai kelompok kontrol. Pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik simple random sampling. Pengambilan data dilakukan melalui kuesioner untuk kemampuan berpikir kritis dan tes pilihan ganda untuk mengukur hasil belajar. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis variansi dua jalur untuk menguji hipotesis yang berkenaan dengan perbedaan dua nilai rata-rata atau lebih. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Hasil belajar Fisika pada siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah lebih tinggi daripada siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran ekspositori (rata-rata 18. 69>12, 67), dengan Fhit>Ftabel, 884, 54>3. 98 pada taraf signifikansi 0. 05. 2) Terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dengan kemampuan berpikir kritis siswa terhadap hasil
belajar Fisika, dengan Fhit>Ftabel, 611. 47>3. 98. 3) Hasil belajar Fisika pada siswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis tinggi yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah(20. 28) lebih tinggi daripada siswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis tinggi yang dibelajarkan dengan menggunakan model
pembelajaran ekspositori (11. 22), dengan Fhit (6. 617)>Ftabel (3. 98) pada taraf signifikasi 0. 05. 4) Hasil belajar Fisika pada siswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis rendah yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran ekspositori (17. 11) lebih tinggi daripada siswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis rendah yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah (11. 22), dengan Fhit (5.889)>Ftabel (3. 98).

Article Details

How to Cite
HAEKAL, Muhamad. PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DAN EKSPOSITORI SERTA KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA. PROSIDING SNTP, [S.l.], v. 1, dec. 2018. ISSN 2654-3192. Available at: <http://pkm.uika-bogor.ac.id/index.php/SNTP/article/view/238>. Date accessed: 21 june 2021.
Section
Articles