Disrupting Or Being Disrupted Dalam Manajemen Pendidikan Islam 4.0 Studi Kasus Di Tazkia International Islamic Boarding School Malang

Main Article Content

Ahmad Fanani

Abstract

Abstrak


Tabiat manusia dari masa ke masa selalu menginginkan hal-hal terbaru, mudah dan cepat dilaksanakan. Begitu pula di dunia pendidikan Islam yang juga mengalami perubahan dalam sistem manajemen pembelajaran dan pengajaran kepada para peserta didik di dunia. Perubahan yang paling sangat signifikan pada saat ini disebabkan adanya pengaruh dari revolusi industri 4.0 yang menginginkan percepatan dalam semua lini sosial masyarakat seperti teknologi dan industri. Akan tetapi di samping revolusi industri 4.0 memiliki kelebihan, ternyata dia juga memiliki tantangan yang harus dihadapi oleh setiap lembaga pendidikan Islam dalam mengatur sistem pembelajaran dan pengajaran, seperti halnya perubahan yang terjadi tidak disertai dengan perubahan mindset para pelajar, sehingga revolusi industri hanya percepatan dalam pemakaian alat tapi tidak dalam mindset pikiran yang tertuang dalam sistem. Penelitian ini berbasis metodologi kualitatif dengan studi kasus di Tazkia International Islamic Boarding School (IIBS), Malang-Indonesia. Dan kesimpulan dari tulisan ini untuk mengetahui makna revolusi industri 4.0 dalam manajemen pendidikan Islam di Tazkia IIBS, tantangan yang dihadapi oleh para peserta didik dan solusi terbaik dalam manajemen pendidikan Islam di masa yang akan datang.

Article Details

How to Cite
FANANI, Ahmad. Disrupting Or Being Disrupted Dalam Manajemen Pendidikan Islam 4.0. The Annual Conference on Islamic Education and Social Science, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 90-96, dec. 2019. ISSN 2685-5119. Available at: <http://pkm.uika-bogor.ac.id/index.php/ACIEDSS/article/view/492>. Date accessed: 15 aug. 2022.
Section
Articles