Islamisasi Ilmu Pengetahuan Di Era Revolusi Industri 4.0 (Makna Dan Tantangannya)

Main Article Content

Budi Handrianto

Abstract

Setelah dunia Barat keluar dari abad kegelapan (dark ages), kemudian terjadi Revolusi Sains (1500-1700) dan masa Renaisans (Renaissaince), mereka mengambil alih kepemimpinan intelektual khususnya di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Peradaban Barat maju dengan pesat di segala bidang terutama setelah berkembangnya Revolusi Industri yang oleh Klaus Schwab sampai sekarang ini telah mengalami 4 kali Revolusi Industri. Memasuki pertengahan abad ke-20 atau pada era Revolusi Industri yang ke-3 perkembangan sains dan teknologi makin pesat dikarenakan dunia diwarnai dengan berbagai peperangan (Perang Dunia I, II dan Perang Dingin). Setelah perang dingin usai, Barat mengembangkan paradigma baru perang yaitu perang melawan terorisme, yang tidak kalah dahsyat kerusakannya dari perang-perang sebelumnya. Kondisi tersebut mendorong masing-masing negara Barat mengembangkan sains dan teknologinya. Memasuki abad ke-21 di mana Revolusi Industri ke-4 mulai berlangsung (di dunia Barat dikenal dengan The 4th Industrial Revolution atau disingkat 4IR), Peradaban Barat makin mengukuhkan diri menjadi penguasa dunia dengan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai panglima. Kemajuan ilmu di segala bidang di Barat (termasuk di dalamnya Jepang dan Korea), baik ilmu-ilmu alam (fisika, kima, biologi/kedokteran, matematika, astronomi dan lainnya) maupun ilmu-ilmu sosial/humaniora, baik ilmu-ilmu teoritis maupun ilmu-ilmu praktis, menjadi standar bagi dunia saat ini. Kemajuan di bidang teknologi Cyber Physical System, robotik, kedokteran, nuklir, teknologi nano, kuantum, artificial intellegance, big data, dan sebagainya membuat Barat menjadi negara adi daya dan ”menguasai” bangsa-bangsa lain di dunia. Saat ini teknologi telekomunikasi terutama internet of things dengan perusahaan globalnya membuat Barat merajai dunia dan menjadi kiblat bagi kemajuan dunia, khususnya di bidang sains dan teknologi. Artikel ini membahas bagaimana Islamisasi Ilmu itu diterapkan di era Revolusi industri 4.0.

Article Details

How to Cite
HANDRIANTO, Budi. Islamisasi Ilmu Pengetahuan Di Era Revolusi Industri 4.0 (Makna Dan Tantangannya). The Annual Conference on Islamic Education and Social Science, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 1-13, dec. 2019. ISSN 2685-5119. Available at: <http://pkm.uika-bogor.ac.id/index.php/ACIEDSS/article/view/483>. Date accessed: 26 june 2022.
Section
Articles